Publikasi pada: Ming, 8 Feb 2015

Aspirasi ANNAS kepada Para Wakil Rakyat Komisi VIII

solusi masa depan anda
Bagikan
Bertanda

Rabu, 4 Februari 2015, rombongan ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syi’ah) mulai berangkat dari Masjid Al-Fajr Bandung menuju Jakarta. Pemberangkatan yang dimulai pada pukul 06.00 WIB itu bertujuan untuk mengajukan aspirasi terkait dengan beberapa hal kepada wakil-wakil rakyat di Komisi VIII DPR RI. Pukul 09.30 WIB bis sudah sampai di pelataran Gedung DPR/MPR. Sebelum pertemuan dengan wakil-wakil rakyat di Komisi VIII sesuai dengan yang dijadwalkan, rombongan singgah dulu di Masjid Baiturrahman untuk bertemu dan konsolidasi dengan rombongan lain dari Bangil, Makassar, dan Sulawesi yang sudah berkumpul di masjid.

Pukul 13.30 WIB, agenda pertemuan dimulai. Hadir dalam pertemuan ini sejumlah ulama dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, MUI, DDII, LPPI, FUI, Persis, dan lain sebagainya.

Pertemuan ini dilakukan untuk melaporkan keresahan ulama di Indonesia terkait penodaan agama yang dilakukan Syiah.

Seperti diketahui MUI telah mengeluarkan buku “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia” untuk membentengi akidah umat Islam dari kesesatan kaum Syiah.

Dalam kesempatan itu, para ulama silih berganti melaporkan keresahan mereka terkait tindak kekerasan Syiah terhadap umat Islam. Hal ini dipicu oleh ajaran Syiah yang menistakan para sahabat dan istri nabi Muhammad Saw.

Menurut ANNAS, konflik antara Syiah dengan Umat Islam telah terjadi di Sampang, Jember, Bondowoso, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Lombok Barat, Pekalongan, Bekasi, Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar, dan Yogyakarta.

Para ulama juga mengeluhkan sikap Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Machasin, yang kerap membela ajaran Syiah.

“Ajaran ini sesat dan sudah meresahkan. Pernah terjadi di Sampang, bentrokan antara Syiah dengan kalangan Nahdliyin” ujar Ketua ANNAS, KH. Athian Ali Dai MA.

Perlindungan Umat beragama, kata KH Athian, tidak boleh dibarengi dengan kezhaliman terhadap mayoritas.

“Asas Ketuhanan harus diprioritaskan dari Kemanusiaan, bukan sebaliknya mengorbankan umat beragama atas nama Hak Asasi Manusia,” ujar Ulama asal Jawa Barat ini.

Dalam pertemuan ini, Anggota Komisi VIII yang hadir di antaranya, Deding Ishak, Shodiq Mujahid, dan Arzeti Bilbina. Sementara dari pihak ulama yang hadir di antaranya, Habib Zein Al Kaff (PWNU Jatim), KH. Ali Kharrar (NU Sampang), KH. Kholil Ridwan (Ketua MUI), Fahmi Salim (Muhamadiyah), KH. Amin Jamaluddin (LPPI), Abu Jibril (MMI).

Komisi VIII DPR berjanji akan meneruskan aspirasi ulama terkait ajaran Syiah ke mitra-mitra strategis, khususnya Kementerian Agama.

Pihak Komisi VIII mengaku, mendapatkan informasi berharga dengan melakukan audisensi dengan sejumlah ulama yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS).

“Untuk itu, kami di Komisi VIII akan menyampaikan ini kepada Kemenag dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan,” ujar Anggota Komisi VIII, Sodik Mujahid, saat memimpin audiensi dengan para ulama yang hadir dari unsur NU, Muhammadiyah, MUI, Persis, dan lain-lain.

Komisi VIII juga akan menyampaikan keresahan ulama terkait ide revolusi Syiah kepada komisi I yang menangani bidang intelejen.

“(Kami akan meneruskan) ke komisi I terkait intelejen dan komisi luar negeri. Nanti ada rapat gabungan komisi,” ujar Sodik Mujahid ditemani Anggota Fraksi Golkar Deding Ishak, Anggota Fraksi PKB Arzeti Bilbina, dan sejumlah Anggota lainnya dari PDI Perjuangan.

Anggota Fraksi Partai Gerindra ini berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat memperkuat peran pembentengan akidah umat dari ajaran sesat. “Ini kuncinya ada di MUI,” tukasnya.

Sementara itu, ANNAS berharap hasil pertemuan ini mampu menciptakan kesadaran pemerintah terhadap konflik yang lebih besar, sebagaimana terjadi di Yaman, Irak, Lebanon, dan Suriah.

“Kami percaya, hasil audiensi kami akan didengar. Kami yakin bahwa bapak ibu adalah wakil rakyat yang nantinya akan melakukan hal-hal yang terbaik terhadap apa yang kami sampaikan,” tutupnya.

Cat.: Download isi naskah aspirasi via file di bawah ini!

Naskah Aspirasi ANNAS Pdf

© Copyright 2015 kangyosep, All rights Reserved. Written For: kangyosep.com
solusi masa depan anda

Tentang Penulis

- Seorang guru yang selalu menjadi murid di mana pun berada.

Tulis komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan kode html berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Goodreads

Website Apps