Publikasi pada: Ming, 30 Mar 2014

Dasar Hukum Irsal dalam Shalat

solusi masa depan anda

Di antara perbedaan fiqih antara kaum Syiah dan Ahlus Sunnah adalah posisi tangan dalam shalat. Kaum Syiah menyatakan bahwa posisi tangan ketika shalat adalah irsal. Yang dimaksud dengan irsal adalah melepas tangan sebagaimana ketika sebelum takbiratul ihram, tidak ditempatkan di dada.

Ada beberapa argumentasi yang dijadikan dasar pemikiran amaliyah tersebut, sebagaimana diuraikan dalam suatu artikel Meluruskan Tangan Dalam Shalat di antaranya adalah sebagai berikut.

Imam Ahmad mencatat Jabir bin Samara berkata: “Rasulullah saw keluar mendekati kami dan berkata: “Kenapa kau melipat tanganmu seperti tali kuda, kau harus menurunkannya dalam shalat” (Musnad Ahmad bin Hanbal, Jilid 5 halaman 93, Hadis 20905)

Sekarang coba kita perhatikan redaksi hadis tersebut:

عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، قَالَ: دَخَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ رَافِعِو أَيْدِينَا فِي الصَّلَاةِ، فَقَالَ: ” مَا لِي أَرَاكُمْ رَافِعِي أَيْدِيكُمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ خَيْلٍ شُمْسٍ، اسْكُنُوا فِي الصَّلَاةِ “

Dari Jabir bin Samurah, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk mendekati kami sedangkan kami mengangkat tangan kami dalam shalat”, lalu beliau bersabda, “Mengapa aku lihat kalian mengangkat tangan kalian seakan-akan ekor kuda yang tak bisa diam. Diamlah kalian dalam shalat”. (HR Ahmad)

Jika kita perhatikan dengan seksama, ada dua kekeliruan dari dasar argumentasi tersebut yakni:

Pertama, isi kandungan (makna) hadis tersebut telah “menyimpangkan” dan merubah arti. Dalam hadisnya tidak ada kata-kata “Kenapa kau melipat tanganmu”, melainkan “Mengapa aku lihat kalian mengangkat tangan”. Catatan: melipat tangan dan mengangkat tangan tentu jauh berbeda.

Kedua, Sabda Rasul “uskunuu fis shalat” diartikan dengan “kau harus menurunkannya dalam shalat” padahal arti yang seharusnya “Diamlah kalian dalam shalat”.

Selain itu, dalam artikel tersebut disampaikan juga keterangan lain sebagai berikut:

Imam Syaukani mencatat dalam Nayl al-Awhar, juz 2 halaman 200: “Mereka yang tidak melipat tangan (dalam shalat) bersandar pada riwayat Jabir bin Samara: mengapa kau lipat tanganmu.”

Dalam kitab Nailul Authar tersebut, justru Imam as-Syaukani membantah pemaknaan hadis Jabir atas arti “tidak melipat tangan” untuk lafadz “rafi’u” yang arti dzahirnya adalah “mengangkat”.

Untuk lebih jelasnya bagaimana dan apa yang dimaksud dalam riwayat Jabir tersebut, dipertegas melalui riwayat lain yang disampaikan dalam Musnad Ahmad (Nomor Hadis: 20806) sebagai berikut.

عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، قَالَ: كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا وَرَاءَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قُلْنَا: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ بِأَيْدِينَا يَمِينًا، وَشِمَالًا، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَا بَالُ أَقْوَامٍ يَرْمُونَ بِأَيْدِيهِمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ الْخَيْلِ الشُّمْسِ، أَلَا يَسْكُنُ أَحَدُكُمْ، وَيُشِيرُ بِيَدِهِ عَلَى فَخِذِهِ، ثُمَّ يُسَلِّمُ عَلَى صَاحِبِهِ عَنْ يَمِينِهِ، وَعَنْ شِمَالِهِ 

Dari Jabir bin Samurah, ia berkata, “Keadaan kami bila shalat di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (bermakmum kepada beliau), kami mengucapkan “Assalamu ‘alaikum” dengan tangan-tangan kami ke sebelah kanan dan kiri”. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Mengapa kaum-kaum itu melempar (menggerakkan) tangan-tangan mereka seakan-akan ekor kuda yang tidak bisa diam. Apakah di antara kamu tidak bisa diam”. Dan beliau berisyarat dengan tangannya ke pahanya, kemudian mengucapkan salam kepada sahabatnya di sebelah kanan dan sebelah kiri”.

Dengan riwayat ini, jelaslah bahwa kandungan hadis riwayat Jabir tersebut bukan sedang membahas “menempatkan tangan” ketika berdiri, tetapi menempatkan tangan ketika duduk tasyahud hingga mengucapkan salam. Ketika itu para sahabat mengucapkan salam dengan diiringi lambaian tangan sesuai dengan ke sebelah mana mereka mengucap salam tersebut. Kemudian cara seperti itu dibenahi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yakni mengucapkan salam itu cukup dengan menggerakkan wajah ke sebelah kanan lalu ke sebelah kiri sambil berucap salam.***

© Copyright 2014 kangyosep, All rights Reserved. Written For: kangyosep.com
solusi masa depan anda

Tentang Penulis

- Seorang guru yang selalu menjadi murid di mana pun berada.

Tulis komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan kode html berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Goodreads

Website Apps