Publikasi pada: Rab, 10 Jun 2015

I Tech Nano Propolis

solusi masa depan anda

propolis_image

I Tech Nano Propolis merupakan suplemen alternatif yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia maupun dunia. Kehadirannya telah memberikan banyak peran dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan. Bukan hanya sugesti, melainkan sudah banyak yang membuktikan bahwa zat yang berasal dari lebah ini telah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, baik sebagai pencegahan maupun pengobatan alami alternatif.

Propolis menjadi tren dalam gaya hidup sehat di masa kini. Kami (PT Shubaru Indonesia) sebagai pelopor propolis nano di Indonesia merasa bangga akan sambutan yang baik dari konsumen terhadap pengembangan dan inovasi yang terus kami lakukan dalam mempersembahkan produk yang terbaik di kelasnya.

I Tech Nano Propolis adalah propolis yang dihasilkan dari hutan tropis Amazon, Brasil. Diolah dengan Good Manufacture Practices dan kami distribusikan dengan legalitas yang jelas. Jelas asal usulnya, jelas manfaatnya, jelas i tech nano propolis. “Propolis yang dapat Anda percaya”.

Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Anda dalam memilih produk terbaik bagi kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda cintai. I Tech Nano Propolis adalah pelopor propolis nano di Indonesia. Diproses dengan super critical fluid ekstrakcion yang menjadikan i tech nano propolis aman untuk dikonsumsi oleh siapapun dan memberikan manfaat terbaik dari propolis secara alami tanpa mengurangi khasiat dan kandungan penting di dalamnya.

Dengan I Tech Nano Propolis, semoga Anda semakin sehat, kuat dan sejahtera.

Mengapa Harus I Tech Nano Propolis?

I Tech Nano Propolis memiliki beberapa keunggulan yang tidak ada di pasaran, yaitu dari segi:

1. Warnanya yang cerah dan jernih
2. Asal usul bahan baku propolis terbaik dunia
3. Kandungan Flavonoid
4. Metode Ekstraksi Non Alkohol
5. Perijinan dan Lisensi yang jelas

Apa itu Propolis?

Propolis dihasilkan oleh lebah madu, terdiri dari campuran Wax dan Resin. Lebah mengumpulkan propolis dari bermacam-macam bagian tanaman seperti kulit pohon, pucuk dan kuncup bunga. Lebah memanfaatkan propolis untuk:

1. Konstruksi Sarang
2. Sistem Kekebalan

Manfaat propolis sudah digunakan pada 1000 tahun sebelum masehi, di mana nenek moyang bangsa Mesir memanfaatkan propolis karena sifat anti oksidannya yang luar biasa. Nama propolis itu sendiri berasal dari bahasa Yunani, Pro-(sebelum) dan –Polis(Kota). Lebah menggunakan propolis untuk melawan bakteri, kuman dan virus. Oleh karena itu dinamakanlah propolis: “Benteng Pertahanan Kota”.

Propolis dikumpulkan dan diproduksi dari berbagai tanaman. Karena itu, hasil propolis yang berasal dari setiap daerah atau negara menghasilkan warna dan mutu yang berbeda. Hasil ekstraksi propolis pun sangat dipengaruhi oleh dari mana propolis itu berasal dan metode dari ekstraksinya itu sendiri. Hal ini akan mempengaruhi warna dari propolis tersebut. Setelah propolis diekstrak, hanya Brazilian Green Propolis yang tetap berwarna kuning cerah kehijauan. Sementara jenis propolis yang lain pelan-pelan teroksidasi dan berubah menjadi coklat kehitaman.

Perbedaan Propolis Murni Dengan Propolis Yang Masih Tercampur Beewax

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, warna propolis murni sangat bervariasi, tergantung dari jenis bunga atau tanaman yang dimakan oleh para lebah madu. Warna propolis murni yang telah disterilisasikan (murni) cenderung berwarna coklat tua keemasan, hijau, hitam, merah dan putih susu (broken white).

Bagaimana dengan propolis yang MASIH mengandung beewax? Warnanya hampir sama seperti putih susu, tetapi jika kita menggunakan wadah yang sama secara berkala, propolis yang masih mengandung beewax akan menimbulkan noda kekuning-kuningan sama halnya seperti noda yang tertinggal pada wadah yang digunakan untuk mengkonsumsi teh lokal. Sementara propolis murni tidak akan meninggalkan noda sama sekali pada wadah yang digunakan secara berturut-turut tersebut.

Beewax atau lilin lebah merupakan enzim yang dikeluarkan oleh lebah betina. Ketika lebah menanam madu, mereka akan memotong dan membuat lapisan wax yang menutup wadah penempatan madu. Sebelum madu disimpan di tempatnya, lebah melapisi tempat tersebut dengan propolis dan beewax. Kedua enzim tersebut berfungsi sebagai pelindung dan perekat sarang. Warna beewax bervariasi tergantung jenis bunga yang dimakan oleh para lebah. Ada yang berwarna putih susu, kuning bening bahkan coklat kehitaman (brownish).

beda-propolisPerbandingan antara kandungan beewax dengan propolis hanya berbanding tipis. Dalam setiap 7 mililiter propolis terdapat 4 mililiter beewax. Setelah melalui proses sterilisasi, maka pada setiap 7 mililiter propolis hanya menjadi 3 mililiter propolis murni yang aman dikonsumsi bagi kesehatan tubuh kita. I Tech Nano Propolis merupakan propolis murni yang sudah diekstraksi dari bahan beewax yang berbahaya jika dikonsumsi dalam waktu yang lama. Karena itu, I Tech Nano Propolis menjadi pilihan yang sangat tepat bagi kesehatan tubuh Anda, terbebas dari unsur beewax (lilin lebah).

Kandungan Nutrisi Propolis

1. 37 jenis bioflavonoid dan asam amino
2. Mineral dan Elemen-elemen; 6 elemen penting dan lebih dari 30 jenis elemen lainnya.
3. Enzim Amilasas, Catepsinas, Lipases, Tripsina

Rahasia dari Propolis: Flavonoid

Flavonoid adalah sejenis senyawa kimia yang banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran dan biji bijian. Ditemukan oleh “Father of Vitamins”-Dr. Albert Szent-Gyorgyi di Hungaria pada tahun 1935.

Merujuk pada berbagai riset medis, Flavonoid memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

1. Anti Virus
2. Anti Bakteri
3. Anti Oksidan
4. Anti Inflamasi
5. Anti Kanker
6. Anti Inflamasi
7. Menguatkan Kekebalan tubuh

Sumber : Cushnie TPT, Lamb AJ (2005). “Antimicrobial Activity of Flavonoids”

Propolis Sebagai Antivirus

Selain memperkuat sel-sel kekebalan tubuh, ternyata Propolis itu sendiri adalah senyawa antivirus yang ampuh. Studi dan eksperimen telah menunjukkan bahwa Propolis mengandung Chrysine dan Kaempherol, yang efektif dalam menekan berbagai virus. Dalam satu studi baru-baru ini disimpulkan, bahwa Propolis memang inhibitor (zat yang mencegah pertumbuhan) virus HIV-1. Bioflavonoid dalam Propolis mampu memproduksi dan bertransformasi menjadi pelindung protein yang menekan pertumbuhan virus. Propolis mengandung Arteppellin C, yang mempunyai sifat antivirus yang kuat.

Propolis Sebagai Antioksidan

Propolis sebagai antioksidan karena mengandung banyak antioksidan flavonoid, di antaranya:

1. Catechin: Potensi scavenger(pemakan/penyapu) radikal bebas.
2. OPC: Ditemukan di tanaman dedaunan berfungsi untuk mencegah oksidasi dari radiasi UV.
3. CAPE: Mengurangi aktifitas TPA
4. SOD: scavenger radikal bebas dalam tubuh manusia, Propolis dapat meningkatkan produksi SODs dalam tubuh

Sumber : (2006, Volume 26, 2nd Issue, “Su Zhou University Medical Journal)

Propolis Sebagai Anti Kanker

Dr. Wang dari National Chung-Shan Medical University di Taiwan telah melakukan riset terhadap Propolis Brasil dan telah melakukan berbagai penelitian terhadap tumbuh-tumbuhan Anti-kanker. Melalui penelitian itu ia telah menyimpulkan bahwa Propolis sangat efektif dalam menekan Aktifitas TPA (COX-2) /cyclooxigenase, sehingga dapat mencegah kemungkinan dari infeksi kanker mulut. Ahli Farmasi Wang dari National Cheng-Kung University of Taiwan juga telah melakukan percobaan terhadap hewan dengan Propolis Brasil, dan telah menyimpulkan bahwa Propolis sangat efektif dalam menekan pertumbuhan sel Kanker paru-paru.

Sumber :The COX-2 expressing of cancer and precancerous lesions and inhibition by propolis

Dosis Yang Dianjurkan

Untuk lebih memaksimalkan hasil yang dapat dirasakan oleh tubuh, berikut merupakan pemberian dosis yang dianjurkan baik yang menderita penyakit ataupun tidak. Jika masih dalam perawatan medis, propolis dapat dikonsumsi secara aman dengan aturan sebagai berikut:

A. Untuk menjaga kesehatan tubuh, dosis yang dianjurkan sebagai berikut:

1. Propolis aman dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan.
2. 3 sampai dengan 5 tetes propolis dengan air setengah gelas sedang, aduk menggunakan sendok melamin, plastik atau stainless steel (BUKAN sendok biasa yang tipis dan lebih mengandung banyak kandungan seng. Biasanya sendok jenis ini mudah sekali dibengkokkan. Hal tersebut dihindari untuk menjaga khasiat murni dari I-Tech nano Propolis). Lebih bagus lagi dimasukkan ke dalam botol air minum dan dikocok untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
3. Propolis aman dikonsumsi 2 sampai dengan 3 kali dalam sehari.

B. Untuk penyakit level menengah (tidak akut atau berat), dosis yang dianjurkan sebagai berikut:

1. Propolis dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan.
2. 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas sedang, aduk menggunakan sendok melamin, plastik atau stainless steel (BUKAN sendok biasa yang tipis dan lebih mengandung banyak kandungan seng. Biasanya sendok jenis ini mudah sekali dibengkokkan. Hal tersebut dihindari untuk menjaga khasiat murni dari I-Tech nano Propolis). Lebih bagus lagi dimasukkan kedalam botol air minum dan dikocok untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
3. Satu jam setelah mengkonsumsi propolis, minum obat yang diberikan oleh dokter. (JIKA anda masih dalam perawatan dokter atau mengkonsumsi obat-obatan).
4. I-Tech Nano Propolis dikonsumsi 3 kali dalam sehari.

C. Untuk penyakit level atas (berat, akut atau keturunan), dosis yang dianjurkan adalah sebagai berikut:

1. Propolis dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan.
2. 10 tetes I Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas sedang, aduk menggunakan sendok melamin, plastik atau stainless steel (BUKAN sendok biasa yang tipis dan lebih mengandung banyak kandungan seng. Biasanya sendok jenis ini mudah sekali dibengkokkan. Hal tersebut dihindari untuk menjaga khasiat murni dari I Tech Nano Propolis). Lebih bagus lagi dimasukkan ke dalam botol air minum dan dikocok untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
3. Satu jam setelah mengkonsumsi propolis, minum obat yang diberikan oleh dokter. (JIKA Anda masih dalam perawatan dokter atau mengkonsumsi obat-obatan).
4. I Tech Nano Propolis dikonsumsi 3 kali dalam sehari.

D. Untuk BALITA dan ANAK-ANAK

1. UNTUK BALITA dan ANAK sampai dengan usia 12 tahun: 1 sampai dengan 2 tetes propolis langsung ke dalam mulut tanpa dicampur dengan air.
2. Jika BALITA tersebut sedang terserang FLU, DIARE, DEMAM , BATUK atau jenis penyakit yang rentan menyerang BALITA dan anak-anak. Campur 5 tetes I Tech Nano Propolis dengan air 1 gelas ukuran sedang, masukkan ke dalam botol dan kocok. Diminum setiap 30 menit sekali sampai habis.
3. JIKA BALITA atau ANAK tersebut sedang mengkonsumsi obat dari dokter, beri jarak 1 jam setelah pemberian obat dokter atau sebaliknya.
4. I Tech Nano Propolis dikonsumsi 3 kali dalam sehari.
5. Aman dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Hal- hal yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi I Tech Nano Propolis untuk hasil yang lebih maksimal dan optimal:

– Jika terjadi reaksi, di mana badan terasa nyeri, pedih atau lemas atau batuk semakin menjadi, JANGAN berhenti mengkonsumsi. Karena keadaan demikian sedang memasuki fase penyembuhan (Fase Reaksi). Aliran darah kita sama halnya dengan pipa air yang tersumbat. Untuk memperlancar laju air maka penyumbatnya harus disingkirkan terlebih dahulu. I Tech Nano Propolis akan menghancurkan zat-zat dan sel-sel jahat dalam tubuh kita tanpa menghancurkan sel atau zat yang baik bagi tubuh kita, sehingga aliran darah kita lancar dan tubuh dapat berfungsi secara optimal. I Tech Nano Propolis akan melindungi tubuh kita menjadi lebih kuat dan me-regenerasi sel-sel yang rusak akibat virus, bakteri dan lainnya setelah melalui fase reaksi atau fase penyembuhan.
– Fase reaksi atau fase penyembuhan bervariasi, tergantung berat atau tidaknya penyakit yang diderita. Bahkan sebgaian besar tidak merasakan fase penyembuhan dikarenakan kehalusan cara kerja I Tech Nano Propolis dalam mengobati penyakit dalam tubuh kita.
– Tingkat kesembuhan bervariasi pada setiap orang, tergantung berat atau ringannya penyakit yang diderita oleh orang tersebut. I Tech Nano Propolis dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit dalam jangka waktu 4 hari sampai dengan 1 minggu dengan penggunaan secara terus menerus sesuai dengan aturan, sebagian besar pengkonsumsi I Tech Nano Propolis banyak yang hilang rasa sakit dan nyerinya dalam kurun waktu yang lebih singkat lagi. Bahkan, mengobati penyakit tersebut dalam kurun waktu 3 sampai dengan 6 bulan. Untuk penyembuhan/penyakit menahun, dibutuhkan kedisiplinan dalam mengkonsumsi I Tech Nano Propolis selama 1 sampai dengan 2 tahun tanpa berhenti di tengah-tengah.

Panduan AMAN dan TEPAT SASARAN dalam mengkonsumsi I Tech Nano Propolis, berdasarkan rekomendasi para dokter menuju hidup sehat adalah sebagai berikut:

NO JENIS PENYAKIT DOSIS KETERANGAN
1 Penyumbatan pembuluh darah, akibat kecelakaan atau terjatuh.
Penyakit Kewanitaan.

PAGI: 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas ukuran sedang. KOCOK.
SIANG: 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas ukuran sedang. KOCOK.
MALAM: 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas ukuran sedang. KOCOK.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.
Untuk penyakit kewanitaan seperti keputihan, oleskan 3 tetes propolis pada organ vital kewanitaan anda, PAGI, SIANG, dan MALAM.

2 Radang Ginjal

PAGI: 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.
SIANG: 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.
MALAM: 7 tetes I-Tech Nano propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Perbanyak minum air putih, lebih bagus lagi air beroksigen tingkat tinggi.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.

3 Ambeien

PAGI: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK. Oleskan 3 tetes I Tech Nano Propolis ke lubang anus.
SIANG: 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air di gelas berukuran sedang. KOCOK. Oleskan 3 tetes I-Tech Nano Propolis ke lubang anus.
MALAM: 7 tetes I-Tech Nano propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK. Oleskan 3 tetes I-Tech Nano Propolis ke lubang anus.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.

4 Darah Tinggi, Kolesterol, Asam Urat, TBC, Diabetes Melitus, Bronchitis, Migrain, Gangguan Pencernaan, Arthritis, Parkinson, Penyakit yang disebabkan oleh virus dan alergi bawaan.

PAGI: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.
SIANG: 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.
MALAM: 7 tetes I-Tech Nano propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.

5 Kanker, Tumor, Gangguan Jantung, Penyakit Jantung.

PAGI: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.
SIANG: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.
MALAM: 10 tetes I-Tech Nano propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 samapi dengan 5 tetes tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.

6 Gangguan Pernapasan (atshma accute atau atshma bronchitis)

PAGI: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air di gelas berukuran sedang. KOCOK.
SIANG: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air di gelas berukuran sedang. KOCOK.
MALAM: 10 tetes I-Tech Nano propolis dengan seperempat air di gelas berukuran sedang. KOCOK.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 samapi dengan 5 tetes tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.

7 Luka bakar atau tersiram air panas, atau luka menganga atau luka yang diakibatkan oleh penyakit diabetes.

PAGI: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK. Oleskan 3 tetes I-Tech Nano propolis pada luka.
SIANG: 7 tetes I-Tech Nano Propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK. Oleskan 3 tetes I-Tech Nano propolis pada luka.
MALAM: 10 tetes I-Tech Nano propolis dengan seperempat air digelas berukuran sedang. KOCOK. Oleskan 3 tetes I-Tech Nano propolis pada luka.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 samapi dengan 5 tetes tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.

8 FlU, Batuk, Demam, Radang Tenggorokan, Sakit gigi

PAGI: 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas ukuran sedang. KOCOK.
SIANG: 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas ukuran sedang. KOCOK.
MALAM: 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas ukuran sedang. KOCOK.

Aman dikonsumsi sebelum dan sesudah makan.
Jika mengkonsumsi obat-obatan, beri jarak satu jam setelah meminum obat atau sebaliknya.
Untuk malam hari, lebih baik lagi jika diminum sebelum tidur.
Kurangi dosis ketika dirasakan sudah membaik. Normal penggunaan 3 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air seperempat gelas.
Untuk sakit gigi, teteskan 2 tetes I-Tech Nano Propolis digigi yang sakit setiap PAGI dan MALAM sebelum tidur.

Beberapa Penelitian tentang Propolis

1. Q.S. An Nahl 68-69

“… akan keluar dari perut lebah cairan yang beraneka warna,padanya terdapat obat bagi manusia.Itulah tanda kekuasaan Allah bagi orang orang yang berfikir”

2. Harun Yahya (Ilmuwan muslim terkemuka di Turki):

Propolis yang dihasilkan lebah memiliki kegunaan untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

3. Ilmuwan University of Minnesota.Amerika Serikat:

Propolis mengandung zat anti viral yang menghambat masuknya virus ke dalam cd4 plus limfosit mampu m=menghambat ekspresi virus HIV sampai dengan 85%

4. Takagi Y dari Unversitas Suzuka,Jepang:

Propolis meningkatkan sistem imunitas dan mengurangi resiko sakit gigi.

5. Dr. dr. Eko Budi Koendhori, M Kes FK UNAIR

Propolis mampu menekan kerusakan jaringan paru pada mencit yang diinfeksi mycobacterium tubercolosis-bakteri penyebab TBC.

6. Prof. Dr Mustofa, M Kes FK Universitas Gajah Mada (UGM)

Propolis mempunyai efek sitotoksik pada sel kanker dan invitro propolis berfungsi sebagai anti kanker.Dapat menghambat sel hela dan siha,keduanya sel kanker serviks;serta T47D dan MCF7 (sel kanker payudara)

7. dr. Jessie Pramudji (sekolah Farmasi ITB Bandung):

Propolis mengadung senyawa yang bersifat anti mikroba,yaitu flavonpinocembrin,flavonol galangin danasam kafeat yang berfungsi sebagai anti bakteri.

8. Roy Kupinsel (Maitland Florida USA)

Propolis adalah antibiotik yang melawan hampir semua penyakit tanpa efek samping.Sarang lebah lebih steril daripada ruang operasi di rumah sakit.

9. dr. Hafuan Lutfi. MBA (FK Universitas Sriwijaya)

Propolis bisa bekerja di dalam dan di luar tubuh,memperbaiki fungsi kelenjar pankreas dalam memproduksi insulin sehingga menurunkan kadar glukosa darah,sangat efektif untuk penyembuhan Diabetes Melitus.

Bagi Anda yang hendak memesan, bisa menghubungi dan mengisi data pemesanan di alamat Web SBI ini.

© Copyright 2015 kangyosep, All rights Reserved. Written For: kangyosep.com
solusi masa depan anda

Tentang Penulis

-

Seorang guru yang selalu menjadi murid di mana pun berada.

Tulis komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan kode html berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Goodreads

Website Apps