Publikasi pada: Sab, 2 Agu 2014

Shaum Syawwal

solusi masa depan anda
Bagikan
Bertanda

Selepas ibadah shaum yang wajib di bulan Ramadhan beberapa hari yang lalu, kaum muslimin tidak begitu saja terlepas diri dari ikatan ibadah-ibadah lainnya. ‘Iedul Fithri bukanlah penutup wahana ibadah melainkan hanya sekadar tanda berakhirnya ibadah shaum yang wajib itu. Bahkan selepas ‘Iedul Fithri, pada hari-hari berikutnya, kaum muslimin dapat menjaga konsistensi shaum dan meningkatkannya dengan melaksanakan shaum syawwal.

Berikut nash yang berkaitan dengan ketentuan shaum syawwal.

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Dari Abu Ayyub al-Anshary radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda; “Siapa saja yang shaum Ramadhan, kemudian diikutkannya shaum enam hari di bulan Syawwal, maka keadaan dia seperti shaum setahun”. (HR Muslim)

© Copyright 2014 kangyosep, All rights Reserved. Written For: kangyosep.com
solusi masa depan anda

Tentang Penulis

-

Seorang guru yang selalu menjadi murid di mana pun berada.

Tulis komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan kode html berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Goodreads

Website Apps